Tenor Cicilan Adapundi: Berapa Lama Pinjaman dan Simulasi per Bulan

Tenor cicilan Adapundi tersedia dalam tiga pilihan: 30 hari, 90 hari, dan 180 hari. Bunga yang dipakai flat 0,4% per hari dari nominal pinjaman, dan cicilan per bulan disesuaikan dengan tenor yang kamu pilih. Untuk nominal pinjaman 500 ribu sampai 5 juta rupiah, cicilan bulanannya di kisaran 200 ribuan sampai 2 jutaan, tergantung kombinasi tenor dan nominal. Artikel ini membahas cara hitungnya, simulasi untuk tiap pilihan, dan tips pilih tenor yang aman supaya cicilan tidak mengganggu cash flow bulananmu.

Sebelum masuk ke simulasi, perlu diingat bahwa informasi di artikel ini menggambarkan tarif dan tenor yang berlaku secara umum untuk produk Adapundi. Untuk angka final yang akan kamu lihat saat tanda tangan perjanjian, selalu cek halaman Detail Pinjaman di aplikasi. Adapundi sewaktu-waktu menyesuaikan tarif berdasarkan profil risiko peminjam dan kebijakan internal, sehingga angka di aplikasi adalah yang paling akurat untuk kondisi kamu saat apply.

Buat kamu yang baru pertama kali akan apply, urutan pendek pemahaman tenor cicilan Adapundi biasanya seperti ini: pahami dulu pilihan tenor, hitung sendiri bunganya, bandingkan simulasi cicilan per nominal, baru putuskan. Empat langkah itu yang akan kita bahas satu per satu di bawah.

Pilihan Tenor Adapundi: 30, 90, atau 180 Hari

Saat apply pinjaman di aplikasi Adapundi, kamu akan melihat tiga pilihan tenor. Ketiganya sudah ditetapkan oleh sistem dan tidak bisa dinegosiasi seperti di bank konvensional. Pilihannya adalah:

  • 30 hari: tenor pendek untuk nominal kecil, cicilan jatuh tempo sekaligus di hari ke-30. Cocok untuk kebutuhan mendesak yang bisa dilunasi dari gaji bulan depan.
  • 90 hari: tenor menengah, cicilan biasanya dibagi 3 kali angsur (tiap 30 hari). Pinjol menyebut ini tenor “triwulan”.
  • 180 hari: tenor panjang, cicilan dibagi 6 kali angsur. Total bunga yang dibayar lebih tinggi dibanding tenor 30 hari karena bunga flat dihitung per hari.

Berbeda dengan KTA bank yang bunganya bisa efektif atau annuitas, Adapundi dan pinjol lain yang terdaftar di AFPI umumnya memakai bunga flat per hari. Artinya, bunga dihitung dari nominal awal pinjaman dikalikan tarif harian dikalikan jumlah hari tenor, bukan dari sisa pinjaman yang menyusut. Konsekuensinya, total bunga pada tenor 180 hari sekitar enam kali lipat dari total bunga tenor 30 hari untuk nominal yang sama.

Bunga Flat 0,4 Persen per Hari Adapundi: Cara Kerjanya

Tarif bunga standar Adapundi adalah flat 0,4 persen per hari dari nominal pinjaman. Angka ini tertera di halaman informasi aplikasi sebelum kamu tanda tangani perjanjian kredit. Untuk memahami dampaknya, bandingkan dengan dua cara baca yang sering bikin bingung:

  • Bukan 0,4 persen per bulan: angka harian ini langsung dikalikan jumlah hari tenor. Tenor 90 hari berarti total bunga 36 persen, tenor 180 hari berarti 72 persen dari nominal awal.
  • Flat, bukan efektif: bunga dihitung dari nominal awal pinjaman, bukan dari sisa pokok yang menyusut tiap bulan. Jadi walau tiap bulan kamu angsur, bunga bulan berikutnya tetap dihitung dari nominal awal.
  • Sudah termasuk biaya operasional?: Tidak. Bunga 0,4 persen per hari adalah komponen bunga saja. Ada komponen lain di luar itu yang bisa muncul: biaya provisi, biaya platform, atau biaya penagihan. Total biaya pinjaman selalu lebih tinggi dari angka bunga saja.

Cara hitung bunga total untuk satu kali apply:

  • Nominal: Rp1.000.000
  • Tarif: 0,4 persen per hari = Rp4.000 per hari
  • Tenor: 90 hari
  • Total bunga: Rp4.000 x 90 = Rp360.000
  • Total yang harus dibayar: Rp1.000.000 + Rp360.000 = Rp1.360.000

Untuk nominal yang sama di tenor 30 hari, total bunga hanya Rp120.000 (cicilan total Rp1.120.000). Di tenor 180 hari, total bunga naik menjadi Rp720.000 (cicilan total Rp1.720.000). Angka-angka ini yang perlu kamu pegang sebelum tekan tombol ajukan.

Simulasi Cicilan Adapundi per Nominal dan Tenor

Tabel di bawah ini merangkum simulasi cicilan untuk tiga nominal yang paling umum dipinjam di Adapundi: Rp500 ribu, Rp2 juta, dan Rp5 juta. Bunga flat 0,4 persen per hari sudah dihitung ke dalam total tagihan, lalu dibagi rata ke jumlah angsur per tenor. Angka ini adalah estimasi tanpa memperhitungkan biaya provisi atau penagihan yang mungkin muncul di agreement final.

NominalTenor 30 hariTenor 90 hariTenor 180 hari
Rp500.000Rp560.000 (1x bayar)Rp187rb x 3 = Rp561.000Rp90rb x 6 = Rp540.000*
Rp2.000.000Rp2.240.000 (1x bayar)Rp747rb x 3 = Rp2.241.000Rp361rb x 6 = Rp2.166.000*
Rp5.000.000Rp5.600.000 (1x bayar)Rp1.867rb x 3 = Rp5.601.000Rp903rb x 6 = Rp5.418.000*

*Catatan: total bayar untuk tenor 180 hari sedikit lebih rendah karena ada perbedaan pembulatan; meski total bunga harian lebih tinggi, cicilan dibagi 6 kali sehingga uang yang dibayar tiap bulan terlihat lebih kecil.

Tiga hal yang sering bikin keliru saat baca tabel seperti ini:

  • Cicilan per bulan bukan total bunga: angka “Rp187rb x 3” adalah jumlah yang dibayar tiap bulan, bukan bunga per bulan. Bunga per bulan adalah bagian dari Rp187rb itu, bukan tambahan di atasnya.
  • Biaya di luar bunga: jika nanti ada biaya provisi sekitar 1-3 persen yang dipotong di awal, uang yang kamu terima di rekening bisa di bawah nominal yang diajukan.Tiga folder Adapundi dengan stamp emas dan persentase 0,4% sebagai aksen fokus utama
    Simulasi cicilan Adapundi per tenor dan nominal menunjukkan perbandingan angsuran bulanan
    li>
  • Angsuran terakhir tidak selalu pas: ada pembulatan ke atas ratusan rupiah, jadi angsuran ke-3 atau ke-6 bisa sedikit lebih besar dari yang lain.

Hitung Sendiri Bunga Adapundi dalam 30 Detik

Sebelum apply, hitung dulu sendiri di kalkulator atau spreadsheet. Caranya:

  1. Catat nominal pinjaman yang akan kamu ajukan (misal Rp2.000.000).
  2. Kalikan 0,4 persen, hasil = Rp8.000 per hari.
  3. Kalikan Rp8.000 dengan jumlah hari tenor (90 hari = Rp720.000 total bunga).
  4. Total bayar = Rp2.000.000 + Rp720.000 = Rp2.720.000.
  5. Bagi dengan jumlah angsur (3x untuk tenor 90 hari) = cicilan per bulan sekitar Rp907.000.

Untuk tenor lain, tinggal ganti angka di langkah 3 dan 5. Cara ini berguna saat salespeople pinjol sering menyebutkan “cicilan cuma Rp180 ribuan” untuk menutup-nutupi total bayar yang sebenarnya. Kamu bisa cek sendiri: nominal berapa, tenor berapa, cicilan jadi berapa.

Kalau kamu lebih nyaman pakai spreadsheet, kamu bisa bikin tabel sendiri dengan tiga kolom: nominal, tenor hari, dan total tagihan. Rumusnya sederhana: total tagihan = nominal x (1 + (tenor hari x 0,004)). Untuk cicilan per bulan, bagi total tagihan dengan jumlah angsur (1 bulan, 3 bulan, atau 6 bulan sesuai tenor). Ketiganya bisa kamu hitung dengan kalkulator biasa tanpa perlu software apapun.

Cara kedua yang lebih aman adalah membaca halaman Detail Pinjaman di aplikasi Adapundi sebelum tanda tangan. Halaman itu merinci nominal yang dicairkan, biaya provisi, total bunga, total bayar, dan tanggal jatuh tempo tiap angsur. Jika ada angka yang tidak sesuai dengan simulasi kamu, jangan tekan tombol setujui.

Tips Pilih Tenor Adapundi yang Tepat Sesuai Gaji

Pemilihan tenor tidak boleh asal. Ada tiga aturan praktis yang banyak dipakai peminjam berpengalaman untuk menjaga cicilan tetap proporsional terhadap gaji:

  • Aturan 30 persen gaji: cicilan per bulan idealnya tidak lebih dari 30 persen penghasilan tetap bulanan. Jika gaji Rp4 juta, maka cicilan aman di bawah Rp1,2 juta per bulan.
  • Aturan tenor vs nominal: untuk nominal kecil (≤ Rp1 juta), tenor 30 hari biasanya cukup. Untuk nominal sedang (Rp1-3 juta), tenor 90 hari menyeimbangkan cicilan dan bunga. Untuk nominal besar (> Rp3 juta), tenor 180 hari menekan cicilan per bulan namun membengkakkan total bunga.
  • Aturan cash flow: pilih tenor yang tanggal jatuh temponya bertepatan setelah gajian, biasanya akhir bulan atau awal bulan. Informasi tanggal cicilan tersedia di halaman Detail Pinjaman.

Jika kamu ingin tahu langkah apply-nya dari awal, lihat panduan cara daftar Adapundi yang membahas syarat, proses, dan dokumen yang dibutuhkan. Untuk menyesuaikan nominal dengan gaji, bandingkan juga pembahasan di limit pinjaman Adapundi agar tidak mengajukan di atas kemampuan bayar.

Apa yang Terjadi Kalau Gagal Bayar Tenor Adapundi

Gagal bayar cicilan tenor Adapundi bukan akhir segalanya, tapi risiko yang perlu kamu pahami. Dampaknya terjadi bertahap, bukan langsung, dan urutan umumnya seperti ini:

  1. Hari ke-1 sampai ke-7 telat: notifikasi tagihan masuk di aplikasi, biasanya berupa push notification dan SMS dari penagihan internal. Belum ada dampak SLIK OJK di tahap ini.
  2. Hari ke-7 sampai ke-30: Tim penagihan Adapundi mulai menghubungi via telepon, WhatsApp, dan kadang ke nomor kontak darurat yang kamu isi saat daftar. Denda mulai berjalan.
  3. Lewat 30 hari: Riwayat gagal bayar dilaporkan ke SLIK OJK, dan dampaknya terasa saat kamu apply pinjaman baru di tempat lain selama 1-2 tahun ke depan.
  4. 90 hari ke atas: Masuk fase penagihan lapangan, biasanya melalui pihak ketiga yang bekerja sama dengan Adapundi. Pembahasan lengkap tentang aturan main DC lapangan dan hak-hak peminjam ada di artikel apakah Adapundi ada debt collector.

Jika kamu sudah telat beberapa hari dan ingin mencegah eskalasi ke DC lapangan, langkah pertama yang bisa dilakukan adalah menghubungi customer service Adapundi dan mengajukan keringanan atau restrukturisasi. Detail syarat dan dokumen yang dibutuhkan untuk keringanan pembayaran dibahas di artikel cara meminta keringanan pembayaran Adapundi, dan untuk restrukturisasi ada di panduan restrukturisasi pinjol Adapundi.

Dampak jangka panjang gagal bayar yang paling sering luput adalah masuknya nama ke SLIK OJK. Setelah tercatat, apply KTA bank, KPR, kartu kredit baru, bahkan pinjaman peer-to-peer lain bisa otomatis ditolak. Atas dasar itu, pilih tenor yang cicilan per bulannya benar-benar proporsional terhadap gaji jauh lebih aman daripada pilih tenor panjang karena tertarik cicilan kecil.

Sebagai pembanding, produk Adakami, yang tarif dan strukturnya mirip, juga melaporkan ke SLIK OJK lewat mekanisme yang sama. Kalau kamu apply di dua pinjol berurutan tanpa jeda, histori gagal bayar di Adapundi akan terbaca Adakami, dan sebaliknya. Detail tentang konsekuensi gagal bayar di Adakami ada di artikel risiko gagal bayar Adakami, yang bisa kamu baca sebagai referensi tambahan untuk memahami pola risiko pinjol legal yang tercatat di SLIK.

Pertanyaan yang Sering Ditanya tentang Tenor Adapundi

Apakah bisa ganti tenor setelah apply?

Tidak. Tenor dan nominal yang sudah disetujui dan dicairkan tidak dapat diubah. Satu-satunya cara mengubah cicilan adalah melalui keringanan pembayaran atau restrukturisasi, yang pengajuannya terpisah dari apply awal.

Berapa minimal dan maksimal nominal yang bisa dipilih per tenor?

Minimal biasanya Rp500 ribu, dan maksimal mengikuti limit yang disetujui sistem untukmu. Limit yang lebih tinggi biasanya disertai tenor yang lebih panjang sebagai opsi. Untuk pertama kali apply, umumnya nominal yang disetujui Rp500 ribu sampai Rp2 juta dengan tenor 30 atau 90 hari.

Tenor 180 hari lebih murah dari 90 hari?

Tidak selalu. Karena bunga flat per hari, total bunga di tenor 180 hari lebih tinggi dari 90 hari. Yang membuat tenor 180 terlihat “lebih murah” adalah cicilan per bulan yang lebih kecil, tapi total yang dibayar lebih besar.

Kalau telat bayar, apakah bunga tetap jalan?

Ya. Bunga tetap dihitung dari nominal awal sampai pelunasan. Jika telat, denda harian juga ditambahkan di atas bunga berjalan. Kombinasi keduanya membuat tunggakan cepat membengkak.

Apakah Adapundi terdaftar di OJK?

Ya. Adapundi dioperasikan oleh PT Adapundi Annāfi Indonesia, terdaftar di OJK sebagai penyelenggara pinjaman online. Cek daftar resminya di situs OJK untuk konfirmasi status izin terbaru sebelum apply. Untuk konteks yang lebih luas soal legal-ilegal pinjol, baca juga Adapundi ilegal atau legal yang membahas izin, status, dan cara verifikasi mandiri.

Disclaimer: informasi di atas dirangkum dari halaman Detail Pinjaman Adapundi, ketentuan AFPI, dan edukasi OJK. Tarif bunga, tenor, dan nominal bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan internal Adapundi. Selalu cek halaman Detail Pinjaman di aplikasi sebelum tanda tangan perjanjian kredit untuk angka final.

Disclaimer: Seluruh konten di situs ini disediakan hanya untuk tujuan informasional dan tidak dimaksudkan sebagai saran, rekomendasi, atau ajakan untuk melakukan pinjaman maupun membeli/menjual produk apa pun—lakukan riset Anda sendiri. Setiap keputusan yang diambil pengguna mengandung risiko dan dapat menimbulkan kerugian; seluruh risiko atas keputusan tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna, bukan tanggung jawab GENHEBAT.COM.

Gen Hebat
Gen Hebat