Cara Hapus Data AdaKami: Jalur Resmi, Batas Waktu, dan yang Tetap Disimpan

Menutup akun AdaKami dan menghapus data pribadi adalah dua hal yang berbeda. Banyak orang mengira begitu akun ditutup, KTP dan nomor rekening ikut hilang. Keduanya memang terhubung, tapi mekanismenya tidak sama, dan batas waktunya juga tidak sama.

Artikel ini menjelaskan jalur resmi penghapusan data, berapa lama prosesnya, hak apa yang bisa kamu minta sebagai subjek data, dan bagian mana yang tetap disimpan penyelenggara karena memang diwajibkan aturan. Kalau yang kamu cari adalah cara menutup akun dan masa tunggu 30 hari, itu dibahas lengkap di cara menghapus akun AdaKami.

Dua Mekanisme yang Berbeda: Tutup Akun dan Hapus Data

FAQ aplikasi AdaKami mengenal opsi Tutup Akun. Setelah kamu mengajukan, ada masa tunggu 30 hari sebelum penutupan benar-benar diproses, dan selama masa itu kamu masih bisa membatalkannya. Setelah 30 hari, FAQ menyatakan KTP, kartu bank, dan informasi lainnya tidak lagi terikat.

Kebijakan Privasi AdaKami mengatur hal yang berbeda. Bagian 21 nya berjudul Penghapusan Data Pribadi, dan di situ tertulis bahwa atas instruksi pengguna lewat opsi Penghapusan Akun, data dan informasi pengguna termasuk akun pengguna akan dihapus dalam waktu 4 hari setelah instruksi diterima.

Perhatikan bedanya. Masa tunggu 30 hari adalah jeda sebelum penutupan diproses. Batas 4 hari adalah target penghapusan setelah instruksi diterima. Keduanya tidak saling meniadakan: kamu tetap menunggu 30 hari, lalu penghapusan datanya punya target 4 hari.

Atas instruksi Pengguna pada Aplikasi AdaKami dengan menekan opsi Penghapusan Akun, dalam hal ini data dan informasi pengguna termasuk akun pengguna pada Aplikasi AdaKami akan dihapus dalam waktu 4 hari setelah instruksi diterima oleh AdaKami.

Kutipan itu dari Kebijakan Privasi resmi AdaKami, bagian 21. Catat baik-baik, karena ini dasar paling kuat saat kamu meminta konfirmasi tertulis.

Cara Meminta Penghapusan Data AdaKami

Ada dua jalur, dan keduanya resmi.

Jalur pertama, dari dalam aplikasi. Gunakan opsi Penghapusan Akun yang tersedia di aplikasi. Ini jalur paling langsung karena memang dirancang untuk instruksi penghapusan. Simpan bukti bahwa kamu sudah mengajukannya, misalnya tangkapan layar dengan tanggal.

Jalur kedua, lewat layanan pelanggan. Kalau kamu ingin meminta akses, koreksi, atau penghapusan data di luar opsi aplikasi, hubungi [email protected]. FAQ aplikasi menyebutkan email ini sebagai jalur resmi untuk penghapusan akun, dan Kebijakan Privasi bagian 35 menyebutkan email yang sama untuk hak subjek data.

Saluran resmi lainnya adalah nomor 1500077 dan fitur Live Chat di dalam aplikasi. FAQ aplikasi menyebutkan layanan pelanggan tersedia pukul 08.00 sampai 20.00 WIB setiap hari.

Saat mengajukan, sebutkan tiga hal ini supaya permintaanmu tidak berputar:

  • Identitas akun. Nomor HP terdaftar dan nama sesuai akun.
  • Yang kamu minta. Penghapusan data, akses ke data, atau koreksi data. Sebutkan satu per satu.
  • Batas waktu yang kamu harapkan. Untuk permintaan tertulis, FAQ menyebutkan batas 10 hari kerja.

Hak Kamu Sebagai Subjek Data

Kebijakan Privasi bagian 35 berjudul Hak Anda Sebagai subjek data. Bagian itu menyatakan kamu mungkin memiliki hak untuk meminta AdaKami mengakses, mengoreksi, dan atau menghapus Data Pribadi yang mereka miliki dan kendalikan.

Hak yang disebutkan di bagian itu bisa diurai menjadi beberapa poin:

  • Menolak atau menarik persetujuan. Kamu bisa menolak pengumpulan dan pemrosesan data pribadi, dan menarik persetujuan yang sudah diberikan. Setelah kamu memberi tahu, pemrosesan lebih lanjut tidak dilakukan lagi, kecuali memang diperlukan sesuai panggilan pengadilan, perintah yang sah, atau kewajiban hukum.
  • Akses yang wajar. Kamu berhak mengakses data pribadi milikmu, membatasi pengungkapan, dan menerima pemberitahuan bila ada kemungkinan pelanggaran data.
  • Koreksi dan penghapusan. Kamu bisa meminta data yang tidak tepat diperbaiki dan data yang tidak lagi diperlukan dihapus.

Dasar hak ini bukan hanya internal. Kebijakan Privasi menyebutkan komitmen pada Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi, atau UU PDP. Pasal 5 UU PDP menyebutkan subjek data pribadi berhak memperoleh informasi mengenai kejelasan identitas, dasar kepentingan hukum, tujuan meminta dan menggunakan data pribadi, dan tanggung jawab pihak yang meminta data.

FAQ aplikasi juga menyebutkan satu hal yang jarang disadari: sesuai ketentuan OJK, data yang diberikan pengguna dijaga dan tidak disebarkan ke pihak mana pun. Pernyataan itu konsisten dengan POJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang penyelenggaraan layanan pinjaman berbasis teknologi informasi.

Ilustrasi dokumen data pribadi dan ikon penghapusan dengan kalender empat hari.
Ilustrasi dokumen data pribadi dan ikon penghapusan dengan kalender empat hari.

Yang Tetap Disimpan dan Berapa Lama

Inilah bagian yang paling penting dipahami sebelum kamu mengajukan penghapusan, karena ada data yang tidak akan hilang begitu saja.

Kebijakan Privasi bagian 21 melanjutkan kalimat tentang penghapusan dengan ketentuan retensi. Setelah instruksi penghapusan diterima, AdaKami tetap menyimpan Data Pribadi, pendaftaran, dan catatan transaksi dengan penyedia penyimpanan data pihak ketiga selama jangka waktu yang diperlukan untuk memenuhi kewajiban hukum, pajak, audit, atau akuntansi, atau paling singkat lima tahun sesuai hukum dan peraturan yang berlaku.

Alasannya bukan pilihan penyelenggara semata. Bagian itu juga menyebutkan kebutuhan untuk pendirian, pelaksanaan, atau pembelaan tuntutan hukum, serta tujuan bisnis yang sah yang konsisten dengan standar industri.

Lalu kapan datanya benar-benar hilang? Bagian yang sama menyatakan Data Pribadi akan dimusnahkan dalam bentuk yang tidak dapat diperoleh kembali dan tidak dapat digunakan, sesuai langkah keamanan informasi fisik dan atau teknis, ketika penyimpanan tidak lagi diizinkan atau diperlukan.

Artinya, ada tiga tahap yang berbeda:

  1. 4 hari setelah instruksi, akun dan data pengguna dihapus.
  2. Minimal 5 tahun sebagian data tetap disimpan pihak ketiga untuk kewajiban hukum, pajak, audit, dan akuntansi.
  3. Setelah penyimpanan tidak lagi diperlukan, data dimusnahkan dalam bentuk yang tidak dapat diperoleh kembali.

Jadi kalau kamu meminta bukti tertulis, pertanyaan yang tepat bukan hanya apakah data sudah dihapus, tapi data apa yang masih disimpan, disimpan di mana, dan sampai kapan. Itu pertanyaan yang bisa kamu ajukan lewat [email protected].

Data Apa yang Sebenarnya Dikumpulkan

Supaya permintaanmu spesifik, kamu perlu tahu data apa yang pernah diminta. Kebijakan Privasi bagian 1 mengatur pengumpulan data pribadi, dan daftarnya panjang.

Saat kamu membuat akun atau mengakses aplikasi, data yang mungkin diminta mencakup nama, latar belakang, alamat, foto melalui kamera atau file, nomor kontak dan ponsel, alamat email, alamat IP, sistem operasi, jenis browser, detail kontak, data keuangan, informasi kelayakan kredit, dan data kontak dari kontak ponselmu.

Ada juga data yang dikumpulkan otomatis saat kamu memakai aplikasi, seperti lokasi, interaksi dengan layar, dan identitas perangkat. Kebijakan Privasi menyebutkan penggunaan analisis voiceprint, yaitu analisis ciri suara, sebagai bagian dari proses verifikasi.

Untuk gambaran yang lebih terfokus pada apa yang benar-benar diakses aplikasi, halaman data privasi AdaKami yang dikumpulkan merangkumnya. Untuk pertanyaan apakah data itu disebarkan ke kontak, jawabannya ada di apakah AdaKami sebar data ke kontak.

Satu hal yang perlu dibedakan: izin akses di ponsel, penggunaan data, dan pengungkapan kepada pihak lain adalah tiga hal berbeda. Punya izin kamera atau lokasi bukan bukti bahwa seluruh daftar kontak dibaca dan disebarkan.

Kalau Akun Ditolak atau Ditangguhkan

Penghapusan data bukan satu-satunya cara kamu berurusan dengan keputusan sistem. Kebijakan Privasi bagian 34 mengatur hal lain yang sering bikin orang frustrasi.

Aktivitas atau akun pengguna yang ditentukan sistem menimbulkan risiko dapat ditangguhkan atau ditolak. Kalau aplikasi pinjamanmu ditolak atau akunmu ditangguhkan, kamu bisa meminta peninjauan kembali keputusan tersebut dengan menghubungi [email protected].

Bagian itu juga menyebutkan satu hak yang berdampak besar: kamu dapat menolak pemrosesan otomatis data pribadi. Tapi ada konsekuensinya, yaitu kamu tidak lagi bisa menggunakan layanan mereka. Itu trade-off nyata, bukan sekadar catatan kaki.

Untuk alur peninjauan dan pengajuan ulang yang lebih luas, langkahnya ada di cara mengajukan pinjaman AdaKami. Untuk syarat dasar yang mempengaruhi keputusan, baca syarat pinjaman AdaKami.

Checklist Sebelum dan Sesudah Mengajukan Penghapusan

Supaya tidak ada yang tertinggal, urutan praktisnya begini.

Sebelum mengajukan:

  • Pastikan semua kewajiban sudah selesai. Kalau masih ada sisa cicilan, selesaikan dulu atau bicarakan dulu ke layanan pelanggan.
  • Unduh atau simpan bukti yang kamu perlukan, seperti riwayat transaksi dan kode pembayaran.
  • Catat tanggal pengajuan, karena batas 4 hari dihitung sejak instruksi diterima.

Sesudah mengajukan:

  • Minta konfirmasi tertulis yang menyebutkan data apa yang dihapus dan data apa yang masih disimpan.
  • Simpan balasan itu. Kalau nanti ada masalah, itu bukti paling kuat.
  • Kalau permintaanmu tidak ditanggapi dalam batas yang kamu harapkan, naikkan lewat jalur pengaduan. Alurnya ada di cara komplain AdaKami.

Satu catatan penting: menghapus data bukan cara menghapus utang. Kewajiban pembayaran tetap berjalan sesuai perjanjian, dan catatan transaksi memang tetap disimpan untuk kewajiban hukum dan akuntansi.

Ringkasan

Menghapus data di AdaKami punya jalur resmi dan batas waktu yang tertulis. Ajukan lewat opsi Penghapusan Akun di aplikasi, atau lewat [email protected] untuk hak subjek data. Target penghapusan adalah 4 hari setelah instruksi diterima, tapi sebagian data tetap disimpan pihak ketiga minimal 5 tahun untuk kewajiban hukum, pajak, audit, dan akuntansi.

Hak kamu sebagai subjek data mencakup akses, koreksi, penghapusan, dan penarikan persetujuan, dan itu diakui oleh UU PDP. Kalau akunmu ditolak atau ditangguhkan, kamu tetap bisa meminta peninjauan kembali.

Yang paling bisa kamu lakukan sekarang adalah satu: simpan bukti setiap komunikasi dengan layanan pelanggan. Di urusan data, bukti tertulis adalah satu-satunya hal yang benar-benar melindungi kamu.

Disclaimer: Seluruh konten di situs ini disediakan hanya untuk tujuan informasional dan tidak dimaksudkan sebagai saran, rekomendasi, atau ajakan untuk melakukan pinjaman maupun membeli/menjual produk apa pun—lakukan riset Anda sendiri. Setiap keputusan yang diambil pengguna mengandung risiko dan dapat menimbulkan kerugian; seluruh risiko atas keputusan tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna, bukan tanggung jawab GENHEBAT.COM.

Gen Hebat
Gen Hebat