QRIS Cross-Border untuk UMKM bikin turis Malaysia atau Thailand bisa scan QRIS kamu langsung dari HP mereka, tanpa tukar dolar dulu. Kamu terima rupiah seperti biasa, mereka bayar pakai mata uang negaranya.
Masalahnya, tidak semua negara sudah nyambung dan biayanya tidak selalu sama dengan QRIS domestik. Kalau asal aktifkan tanpa hitung porsi turis, MDR dan selisih kurs bisa menggerus margin warung kamu.
QRIS Cross-Border untuk UMKM adalah layanan Bank Indonesia yang menghubungkan QRIS Indonesia dengan sistem QR negara mitra ASEAN. Turis scan pakai aplikasi pembayaran dari negaranya, acquirer mengkonversi kurs, lalu dana settlement masuk ke rekening kamu dalam rupiah.
Intinya: cocok kalau 15% sampai 20% pembeli kamu turis ASEAN, kurang cocok kalau pembeli asing cuma sesekali mampir. Cek daftar negara, mata uang settlement, dan MDR di bawah sebelum kamu nyalakan.
Negara mana yang sudah bisa scan QRIS kamu?
Kamu tidak perlu hafal semua nota kesepahaman Bank Indonesia. Yang penting buat kasir adalah aplikasi turis mana yang bisa scan dan dananya cair bersih.
Per saat ini, jaringan yang paling aktif dipakai merchant adalah Thailand, Malaysia, dan Singapura. Filipina dan Vietnam sudah diumumkan sebagai mitra ASEAN, tapi aktivasi per bank dan per acquirer bisa berbeda.
| Negara turis | Mereka bayar pakai | Kamu terima |
|---|---|---|
| Thailand | Thai QR via mobile banking | Rupiah H+0 sampai H+1 |
| Malaysia | DuitNow QR via e-wallet/bank | Rupiah H+0 sampai H+1 |
| Singapura | SG QR via PayNow/Liquid | Rupiah H+0 sampai H+1 |
| Filipina, Vietnam | Bertahap per acquirer | Konfirmasi ke acquirer dulu |
Jangan patokan daftar brosur lama. Jaringan ini diperbarui tiap kuartal, jadi verifikasi ke qris.id dan ke bank acquirer kamu sebelum pasang stiker baru di etalase.
Kalau toko kamu di Bali, Batam, atau Labuan Bajo dan turis Malaysia-Thailand dominan, tiga negara pertama di tabel sudah cukup jadi alasan untuk aktifkan.
Uang kamu masuk dalam rupiah atau mata uang asing?
Kamu selalu terima rupiah. Turis yang menanggung konversi di aplikasinya.
Mekanismenya begini. Turis Thailand lihat harga Rp50.000 di QRIS kamu. Aplikasi bank Thailand menampilkan sekitar 115 baht plus kurs hari itu. Ia tekan bayar, acquirer di tengah mengunci kurs, memotong MDR, lalu meneruskan rupiah bersih ke kamu.
Kamu tidak perlu sediakan rekening dolar atau baht. Settlement QRIS Cross-Border masuk ke rekening digital UMKM yang sudah terdaftar QRIS, sama seperti transaksi domestik.
Yang beda cuma dua hal. Pertama, ada jeda kurs beberapa detik saat turis scan, jadi nominal baht atau ringgit bisa geser tipis. Kedua, settlement bisa H+1 kalau scan terjadi malam hari atau akhir pekan, tergantung kebijakan acquirer.
Kalau kamu butuh uang muter harian buat belanja kulakan, tanya ke acquirer: jam cut-off settlement jam berapa dan apakah ada biaya percepatan dana.
Berapa MDR yang kamu bayar dibanding QRIS domestik?

Ini bagian yang paling sering disalahpahami. MDR domestik UMKM mikro dipublikasikan sekitar 0, 7% per transaksi, tapi MDR cross-border tidak satu angka nasional.
Setiap acquirer, entah bank besar, BPD, atau penyedia e-wallet, menetapkan MDR cross-border sendiri karena ada biaya switching antar negara dan spread kurs. Kisaran yang umum ditemui merchant belakangan ini adalah 0, 7% sampai 1, 1%, belum termasuk spread kurs sekitar 0, 5% sampai 1% yang sudah masuk di kurs turis.
| Jenis QRIS | Acuan biaya | Artinya buat kamu |
|---|---|---|
| QRIS domestik UMKM mikro | Sekitar 0, 7% per situs resminya | Jual Rp100.000, terima Rp99.300 |
| QRIS Cross-Border | Ikut acquirer, cek SK tarif | Bisa lebih tinggi, minta tertulis |
Contoh hitung cepat. Kopi susu Rp25.000 dibayar turis Malaysia. Kalau MDR kamu 0, 9%, potongannya Rp225. Kamu terima Rp24.775. Kecil per cup, tapi lumayan kalau sehari 100 cup turis.
Jangan tanda tangan form aktivasi sebelum ada tiga angka tertulis: persen MDR cross-border, apakah ada biaya settlement tambahan, dan kurs acuan pakai kurs siapa. Kalau CS cuma bilang ikut ketentuan, minta lembar tarif merchant.
Biaya lain yang sering lupa adalah biaya admin QRIS bulanan dari bank. Ada bank yang gratiskan QRIS tapi kenakan admin rekening, ada yang sebaliknya.
Kapan QRIS Cross-Border untung buat tokomu?
QRIS Cross-Border untung kalau ia mengganti transaksi yang tadinya gagal, bukan mengganti cash yang tadinya lancar.
Pikirkan begini. Turis yang tidak bawa rupiah punya tiga opsi: scan QRIS kamu, gesek kartu yang kena surcharge 2% sampai 3%, atau batal beli dan cari money changer. Kalau QRIS kamu menyelamatkan penjualan yang hampir hilang itu, MDR 0, 9% terasa murah.
Warung saya di Kuta 40% pembeli orang Malaysia. Sejak QRIS Cross-Border nyala, yang batal karena tidak ada cash turun drastis. Potongan memang sedikit lebih besar, tapi omzet naik karena mereka berani jajan lebih.
Pakai patokan porsi turis ini buat keputusan cepat. Kalau turis ASEAN di bawah 10% dari omzet bulanan, tahan dulu dan fokus ke QRIS domestik. Biaya belajar rekonsiliasi dan komplain kurs tidak sebanding.
Kalau porsi turis 15% sampai 30%, nyalakan untuk satu outlet turis dulu. Pisahkan QRIS khusus turis biar gampang lacak settlement H+1.
Kalau di atas 30% seperti oleh-oleh di perbatasan atau Malioboro, QRIS Cross-Border hampir wajib. Pertimbangkan naikkan harga 1% di menu buat menutup MDR dan spread, asal diinfo terbuka.
Cara aktifkan dan cek settlement biar nggak nyangkut
Kamu tidak perlu daftar ke Bank Indonesia. Aktivasi lewat acquirer tempat QRIS kamu terbit.
- Tanya ke bank atau e-wallet penerbit QRIS kamu apakah merchant ID kamu sudah open cross-border untuk Thailand, Malaysia, dan Singapura.
- Minta SK tarif tertulis berisi MDR cross-border per negara, jam cut-off settlement, dan kontak komplain.
- Minta QRIS baru atau update QRIS lama, lalu tes scan Rp10.000 pakai dua HP berbeda sebelum pajang ke turis.
- Cek mutasi H+0 dan H+1, pastikan nominal bersih sama dengan laporan settlement di dashboard merchant.
- Simpan bukti settlement seminggu pertama buat bahan komplain kalau ada selisih kurs.
Setelah tes lolos, pasang stiker DuitNow dan Thai QR di samping QRIS. Banyak transaksi gagal bukan karena jaringan error, tapi karena turis tidak tahu QR kamu bisa di-scan.
Kalau dana belum masuk H+1, jangan panik. Cek dulu dashboard acquirer, lalu hubungi CS dengan MID, tanggal, dan nominal. Jangan refund cash ke turis sebelum status settlement jelas, kamu bisa bayar dobel.
Kalau X, pilih A: keputusan final buat UMKM
Kalau toko kamu di area turis dan tiap minggu tolak pembeli karena tidak ada kembalian dolar, nyalakan QRIS Cross-Border sekarang untuk tiga negara utama.
Kalau toko kamu di perumahan dengan pembeli 95% lokal, skip dulu. Fokus rapikan cash flow domestik dan negosiasi MDR lokal.
Kalau kamu ragu, nyalakan trial 30 hari di satu cabang. Targetnya jelas: gagal bayar turis turun dan settlement 100% rekonsiliasi. Kalau dua itu tidak tercapai, matikan dan balik ke cash plus EDC.
Langkah berikutnya: chat acquirer kamu hari ini, minta tarif MDR cross-border tertulis dan jadwal settlement. Tanpa kertas itu, semua janji gratis aktivasi tidak ada artinya.
Disclaimer: Seluruh konten di situs ini disediakan hanya untuk tujuan informasional dan tidak dimaksudkan sebagai saran, rekomendasi, atau ajakan untuk melakukan pinjaman maupun membeli/menjual produk apa pun—lakukan riset Anda sendiri. Setiap keputusan yang diambil pengguna mengandung risiko dan dapat menimbulkan kerugian; seluruh risiko atas keputusan tersebut menjadi tanggung jawab masing-masing pengguna, bukan tanggung jawab GENHEBAT.COM.







